LAUNCHING PAPSMEAR DENGAN PEMERIKSAAN GRATIS

Seremoni Pemeriksaan PAPSmear Gratis

Dalam rangka memperingati hari Kanker Sedunia, RSUD Bayu Asih menyelenggarakan beberapa rangkaian acara dianataranya Seminar Online tentang KENALI, SADARI, dan DETEKSI DINI KANKER yang dilaksanakan sebanyak 2 (dua) tahap melalui zoom, dan pemeriksaan PAPSmear secara GRATIS bagi masyarakat.

Yang perlu kita ketahui tentang Kanker itu sendiri adalah kelompok penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain.

Pengertian

Penyakit kanker adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan penyakit yang melibatkan pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terkendali.

Penyakit ini dapat mempengaruhi hampir setiap bagian dari tubuh manusia dan memiliki banyak jenis dan subjenis. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih lanjut tentang kanker, penyebabnya, gejala, diagnosis, pengobatan, dan pencegahan.

Jenis Tumor dan Klasifikasi Kanker

Seperti yang telah disebutkan, tumor bisa bersifat jinak atau ganas. Tumor jinak biasanya tidak berbahaya dan dapat diangkat dengan operasi. Namun, tumor ganas atau kanker memiliki potensi untuk menyebar ke jaringan lain dan memerlukan perawatan yang lebih intensif.

Kanker dapat diklasifikasikan berdasarkan lokasi awal pertumbuhan sel kanker. Beberapa klasifikasi umum meliputi:

  • Karsinoma: Kanker yang berasal dari sel epitel, seperti kulit atau sel yang melapisi organ internal.

  • Sarkoma: Kanker yang berasal dari jaringan ikat seperti tulang, otot, dan pembuluh darah.

  • Leukemia: Kanker darah yang berasal dari sumsum tulang.

  • Limfoma: Kanker yang berasal dari sel-sel sistem limfatik.

  • Kanker Otak dan Tumor Sistem Saraf Pusat: Kanker yang berasal dari otak atau sumsum tulang belakang.

Penyebab

Kanker disebabkan oleh mutasi dalam DNA sel yang menyebabkan sel tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker meliputi:

  • Faktor Genetik: Riwayat keluarga kanker dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

  • Paparan Zat Kimia dan Radiasi: Zat kimia seperti asap rokok dan paparan radiasi dapat menyebabkan mutasi DNA.

  • Gaya Hidup dan Kebiasaan: Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, diet tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko kanker.

  • Infeksi: Beberapa infeksi, seperti Human Papillomavirus (HPV), dapat meningkatkan risiko kanker tertentu.

  • Usia: Risiko kanker umumnya meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Gejala

Gejala kanker sangat bergantung pada jenis dan lokasi kanker. Namun, ada beberapa gejala umum yang mungkin dialami oleh individu dengan berbagai jenis kanker:

  • Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan

  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja

  • Perubahan pada kulit, seperti kuning, kemerahan, atau penggelapan

  • Nyeri yang persisten atau tidak hilang

  • Perubahan pada kebiasaan buang air besar atau pola kencing

  • Benjolan atau penebalan area tertentu pada tubuh

  • Kesulitan menelan atau indigestion yang berkelanjutan

  • Perubahan pada tahi lalat, bintik, atau lesi kulit

  • Batuk atau suara serak yang berkelanjutan

Pencegahan

Meskipun tidak semua kanker dapat dicegah, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko kanker, seperti:

  • Menghindari tembakau dan paparan asap rokok.

  • Melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berlebihan.

  • Mengonsumsi diet seimbang yang kaya buah, sayuran, dan serat.

  • Menjaga berat badan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

  • Menghindari paparan zat kimia karsinogen dan radiasi.

  • Mengikuti program skrining kanker untuk deteksi dini.

Salah satu pencegahan dengan skrining kanker untuk mendeteksi dini dengan melakukan pemeriksan Papsmear. Papsmear metode LBC (Liquid Based Cytology) adalah pemeriksaan sitologi berbasis cairan untuk mendeteksi kanker serviksMetode ini merupakan modifikasi dari pap smear konvensional. 

Kelebihan metode LBC: 

  • Lebih akurat
  • Kurang invasif
  • Kemungkinan menghasilkan hasil positif palsu lebih kecil
  • Dapat digunakan untuk deteksi HPV risiko tinggi
  • Dapat digunakan untuk studi molekuler
  • Hemat biaya dalam skrining kanker serviks massal
Cara melakukan pap smear metode LBC: 

  1. Dokter memasukkan corong ke vagina
  2. Dokter mengambil sampel sel dari leher rahim dengan pengerik atau sikat kecil
  3. Sampel sel dimasukkan ke botol berisi cairan khusus
Papsmear metode LBC dapat dikombinasikan dengan tes HPV DNA untuk meningkatkan akurasi deteksi kanker serviks. 
Dalam kesempatan ini RSUD Bayu Asih menyelenggarakan pemeriksan papsmear secara gratis kepada 10 orang masyarakat umum dan 10 orang pegawai yang merupakan rangakaian dari kegiatan Hari Kanker Sedunia ini sekaligus melaunhing pelayanan pemeriksaan papsmear dengan metode lebih terkini.
Peringatan hari kanker ini mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Melawan Kanker untuk Masa Depan Gemilang” dan tema global “United by Unique”.

Semoga dengan adanya kegiatan ini masyarakat sadar akan pentingnya deteksi dini kanker dengan melakukan pemeriksaan papsmear ini, dan masyarakat dapat mengetahui akan pernanya dalam melawan penyakit ini.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.