Terobosan RSUD Bayu Asih Optimalkan Waktu Tanggap Operasi Seksio Sesarea Emergensi

PURWAKARTA – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan ibu dan bayi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Kabupaten Purwakarta meluncurkan sebuah inovasi layanan bernama “Siaga Maternal”. Aksi perubahan ini merupakan bagian dari mendukung program memperkuat mutu pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif (PONEK).
Inisiatif ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Bayu Asih, dr. Apnaria Liana Wati, M.M., dengan fokus pada judul “Optimalisasi Waktu Tanggap Seksio Sesarea Emergensi Melalui Inovasi Siaga Maternal dalam Peningkatan Mutu Pelayanan PONEK di RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta”.

Inovasi Siaga Maternal berakar dari tantangan utama dalam penanganan kegawatdaruratan maternal: Waktu Tanggap Seksio Sesarea Emergensi (SC Emergensi)
RSUD Bayu Asih, sebagai pusat rujukan kegawatdaruratan maternal untuk RS Tipe B di Purwakarta berkomitmen dalam tata laksana SC Emergensi Kategori 1 adalah ancaman langsung terhadap nyawa ibu dan bayi. Waktu tanggap (Response Time) Seksio sesarea emergensi adalah salah satu Indikator Mutu Nasional (INM) yang berperan menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Standar pelayanan PONEK menetapkan target waktu 30 menit, dihitung mulai dari keputusan dokter untuk operasi (Decision) hingga sayatan pertama di kamar operasi (Incision). RSUD Bayu berkomitmen menunjukkan bahwa capaian indikator 30 menit ini di memerlukan optimalisasi mendesak melalui sebuah sistem terstruktur.

Inovasi Siaga Maternal menciptakan suatu protokol aktivasi tim cepat dan terintegrasi di seluruh lini pelayanan, memastikan bahwa setiap detik dihitung untuk keselamatan pasien. Protokol ini mengintegrasikan peran IGD, Ruang Bersalin (VK), Instalasi Bedah Sentral (IBS), Anestesi, dan Perinatologi dan unit lain dalam satu alur waktu yang ketat.
Inovasi Siaga Maternal bukan hanya sekadar prosedur, tetapi merupakan sistem manajemen kegawatdaruratan yang terpadu. Dengan standarisasi waktu yang jelas dan koordinasi multi-disiplin yang terarah, RSUD Bayu Asih berharap dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penanganan kasus maternal kritis, secara langsung mendukung target nasional dalam peningkatan mutu pelayanan PONEK.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.